Tiga Kesalahan Dasar nge-Blog
Tiga Kesalahan Dasar nge-Blog
Iya, jadi memilihi tema yang pas untuk sebuah blog memang gampang-susah. Jika memang Anda ingin nge-blog
sebagai aktualisasi hobi, maka tak ada masalah dengan apapun yang Anda tulis. Tulislah apa saja yang Anda ingin tulis di blog Anda.
Yang penting Anda senang, Anda menikmati menulis topik yang Anda suka.
Tapi… jika Anda ingin menghasilkan uang dari blog, atau ingin mengembangkan bisnis Anda dengan menggunakan blog Anda, maka Anda harus memilih topik dengan tepat.
Nah, mari kita ikuti tiga kesalahan yang biasa terjadi dalam memilih topik blog.
Kesalahan pertama yang harus dihindari adalah membuat blog yang hanya berpusat kepada Anda Pribadi.
Ini termasuk di dalamnya memilih nama domain seperti www.namasaya.com. Juga, menulis artikel-artikel yang semuanya tentang Anda secara berlebihan. Pokoknya aku… aku… aku…!
Memang ada beberapa contoh sukses yang menggunakan blog-bertema-pibadi, tapi harus diketahui bahwa: mereka yang menggunakan blog-tema-pribadi ini sudah memiliki catatan-spesial sebelumnya mereka mulai nge-blog yang nama domain atau isinya ‘tentang saya’.
Tolong jangan salah sangka, menempatkan diri Anda sebagai pusat dari blog Anda dan berbagi banyak hal kepada pembaca tentang pengalaman Anda adalah hal yang bagus. Tapi tetap saja Anda harus memiliki topik yang jelas dengan komposisi lebih banyak daripada isi tulisan ‘tentang saya’ tersebut. Katakanlah misalnya Syafree–hei itu saya
–yang banyak cerita tentang dirinya dan pasangannya-Mai. Tapi topik utama dari blog mereka Maisyafree.com adalah tentang bisnis Oriflame yang mereka kembangkan.
Atau kalau mau lihat teladan yang lebih hebat adalah Jokosusilo.com yang dari nama domainnya saja sudah jelas. Tapi jika Anda menengok ke dalam, maka Anda akan menemui artikel yang sangat kuat tentang cara, tips, trik, teknis blogging dan menghasilkan uang yang sangat populer. Blog tersebut membuat bisnis Formulabisnis.com semakin dan sangat terkenal dengan brand yang sangat kuat sebagai Panduan bisnis online most recommended.
Kesalahan kedua yang harus diperbaiki adalah menulis terlalu banyak topik dalam satu blog.
Okey, jadi Anda memang mungkin banyak ketertarikan dalam banyak hal. Anda suka sastra, suka musik, suka film, suka blogging, suka komputer, suka bisnis, suka properti, suka design, suka teknologi, suka politik, suka … banyaklah. Tapi jika Anda menulis tema politik, teknologi, dan sastra sekaligus dalam satu blog, percayalah Anda akan kesulitan mendapat tempat di hati pembaca. Anda akan kesulitan mendapat pembaca tetap yang setia.
Semakin tajam, semakin fokus blog Anda, semakin mudah pembaca ‘menemukan’ dan ‘mencintai’ Anda di jagat blog dan, tentu saja, ‘menghasilkan uang’ atau membersarkan bisnis Anda dari blog tersebut.
Kesalahan Ketiga adalah memilih topik yang tidak Anda suka, atau tidak Anda kuasai.
Kok bisa memilih topik yang tidak Anda suka? Memang, banyak orang yang menulis di blog tentang sesuatu yang sebenarnya tidak mereka suka. Tapi karena tema tersebut banyak dicari orang, mereka ikut-ikutan ‘berenang’ di sungai tersebut. Alhasil, mereka tenggelam. Banyak dari mereka yang menjadi pengekor yang akhirnya gagal menunjukkan jati diri sejati mereka.
Apa yang Anda kuasai? Musik? Tulislah tentang musik dan beragam hal yang berkaitan dengan musik. Atau Anda sangat paham seluk beluk desain interior atau menata taman? Nah, di situ peluang Anda untuk dikenal sebagai ekspert. Apapun bisa Anda tulis di dalam blog. Apa saja, asal Anda paham dengan apa yang Anda tulis, dan Anda menikmatinya.
Kita sudah sepakat dalam hal ini: bahwa menghasilkan uang, membangun bisnis dari blog itu membutuhkan waktu yang cukup dan kerja keras. Jika Anda tidak menyukai apa yang Anda kerjakan, yakinlah Anda tidak akan pernah mengenali motivasi Anda untuk tetap bertahan lebih lama dengan apa yang Anda kerjakan tersebut.
Akhirnya, kesimpulan kita kali ini adalah, cobalah untuk fokus dengan satu blog-satu topik. Jika memang masih banyak hal yang Anda sukai, yang menjadi hasrat Anda, buatlah satu lagi blog baru yang blog-satu-topik tadi.
Akan lebih ‘menghasilkan’ uang dan bisnis dengan satu blog-kelas-atas dibandingkan sejumlah blog-kelas-menengah.
Yuk, mari…







March 13th, 2010 at 7:40 pm
[...] kita sudah pernah membahas tentang tiga kesalahn dasar dalam ngeblog. Harus diakui memang, blog adalah salah satu cara yang kuat untuk brand, membangun merek, [...]
March 16th, 2010 at 5:56 pm
wah blog ku masuk ke kelas yang mana yah.. duh binun nilainynya nih..
March 16th, 2010 at 6:18 pm
Saya juga bingung… O:) kalo blog baru malah lebih enak si ngaturnya mau dibawa kemana arah blognya. Tapi ni blognya Achoot baru pindahan ya?
March 20th, 2010 at 11:40 pm
Nah lho!!
Blog aku postingan nya kebanyakan nge bahas masalah pribadi tuuuuh…
Masalah khas ibu2 muda sih sebener nya…
terlalu narsis kah?
Hebat euy…udah bikin banyak buku!
March 20th, 2010 at 11:56 pm
Ha ha hah… kalo blognya Biti Teliti sih, salahnya banyaaaaa…k. Tapi bisa dimaklumi dan ga bakal ada yang protes. Kalo ada yg berani protes, fans bakal siap..siap… *apa ya?* Kalo blog saya iya, blog baru harus banyak ngurangin salah
Senang dikunjungi Bibi Teliti, terima kasih.
March 23rd, 2010 at 6:57 am
wah…………… kayaknya blog bunda kok termasuk dlm ke-3 kesalahan ini ya …..

salam
bundadontworry´Punya posting baru lhoo di blog ..Manfaat Lain Dari Teh Sisa
March 23rd, 2010 at 11:39 am
Bunda, kalo blognya sepi berarti emang ada kesalahan. Kalo rame–kek blognya Bunda, teorinya berarti yang salah
April 8th, 2010 at 2:47 am
Saatnya memikirkan satu topik yang tajam… Makasih nasehat bijaknya mas

Arief´Punya posting baru lhoo di blog ..Deja Vu
April 8th, 2010 at 8:21 am
@Arief, Terimakasih sudah berkunjung
salam kenal mas Arief.